Sunday, February 9, 2014

Hijab Chain with Arabic Makeup Look

Assalamualaikum :)
Akhirnya photoshoot selesai :D Sedikit ribet, rempong tapi sejauh ini puas. Niatnya buat bikin header baru dan bikin Arabic look gitu :)
This is the result..


REVIEW : Softlens FIT2U Lite di mataindah.com

Halo :)
Hore softlens baru, mata baru hehe Berhubung mau kkn dan butuh softlens warna gelap jadinya aku browsing online shop yang terpercaya buat beli softlens dan akhirnya memutusktan untuk beli di www.mataindah.com Pelayanannya cepat dan tidak ribet. Sekitar seminggu paketan baru tiba dirumah mungkin karena faktor libur Imlek :)

Paketannya dibungkus rapi banget dan dilapisi solasi penuh. Pas dibuka kertas coklatnya sempat kaget juga loh kok X2?? tapi ternyata hanya kemasan kardus saja hehe Didalamnya sudah benar sesuai dengan pesananku :)
Ini dia softlens FIT2U Lite free lenscase :) Aku belinya langsung 2 box karena minus mataku kiri kanan itu beda hehe Ini buatan Australia tapi kenapa di kemasan depannya tertulis "untuk kamu yang gaul!" *tanda tanya*


 Di bagian dalam kardus ada instruksi penggunaan, sayangnya tulisannya terlalu kecil :( Tapi instruksi penggunaannya sangat lengkap dan jelas.
Kemasan softlensnya menggunakan blister, ini lebih aman daripada kemasan botol kaca karena lebih rapat sehingga lebih higienis. Bandingkan dengan kemasan botol kaca yang bisa jadi merupakan produk softlens daur ulang karena kemasan botol kaca bisa dicuci kan *ngeri*. 
Detail produk :
  • FIT2U Lite Cosmetic Color Contact Lenses
  • Made in Australia
  • Diameter 14.50 mm
  • Base Curve 8.6
  • Color Black
  • Minus
  • Masa Pakai 6 bulan


Aku selalu pilih diameter normal 14 - 14.5 mm karena tanpa softlens pun mataku udah belo alias besar :D. Aku pilih warna Black karena udah bosan sama Brown atau Grey, selain itu juga mau KKN jadi pakai warna yang normal aja lah :D. Softlens ini tipis dan lembut banget, sangat berbeda dari softlensku sebelumnya. Jadi agak kaget juga ya karena ga biasa dan takut robek. Tapi pas dipakainya nyaman banget berasa ga pakai softlens :) repurchase? YES :)
*
Foto diatas *make up belum kelar langsung narsis :D*


Friday, February 7, 2014

Ibu Pendidikan “kyoiku mama” di Jepang

source here 

Di Jepang ada namanya “kyoiku mama” (ibu pendidikan) para ibu di Jepang rata-rata tidak bekerja, tapi hanya untuk mendidik dan mengurusi anak2 mereka mulai bangun, berangkat pulang sekolah, kursus, les, sampai tidur lagi, semuanya di bawah didikan sang ibu.

Para kyoiku mama ini menanamkan kesopanan, kebersihan pada anak mereka, rata2 mereka lulusan S1/S2. Mereka sekolah tinggi bukan untuk berkarier tapi “mendidik anak” itulah karier mereka yang tertinggi.

Dan kemajuan ekonomi Jepang adalah karena ditopang oleh kyoiku mama ini makanya tidak heran kalau orang Jepang itu disiplin, etos kerja tinggi, menjaga kebersihan itu semua hasil didikan para kyoiku mama, sehingga sekolah hanya untuk menstransfer ilmu saja.

Sementara “Ryousai kenbo” adalah slogan yang kembali digalakkan pemerintah Jepang, istilah ini muncul di jaman restorasi Meiji dan banyak dianut keluarga Jepang untuk mewujudkan keluarga harmonis ideal.

Ryousai: istri yg baik
Kenbo: ibu yang bijaksana

Intinya menyerukan bahwa wanita peran terhormat sebagai istri yang baik dan bijaksana, pembagian peran alami sesuai fitrah antara perempuan dan laki laki.

Peran perempuan sebagai menteri dalam negeri dan motivator domestik rumah tangganya dan peran lelaki jadi menteri luar negri keluarganya sebagai motivator logistik dan publik.

Di Jepang peran ini kembali digalakkan karena sekarang perempuan memilih melajang menjadi wanita karier sehingga presentasi pertumbuhan penduduk muda usia produktif di negara mereka menurun.

Tentu saja kasus kekerasan remaja dan bunuh diri di Jepang pada usia sekolah terus bertambah karena tidak terpenuhinya kualitas hubungan ibu dan anak yang menunjang pertumbuhan emosi anak.

Jadi wajar pemerintahan Jepang sangat memberi tempat terhormat pada peranan ibu rumah tangga yang berkualitas, karena kemajuan bangsanya kelak pun tetap ditopang oleh kualitas ibu-ibu rumah tangganya sebagai pembentuk kualitas karakter anak-anak mereka.

Sungguh luar biasa, “ibu rumah tangga adalah profesi idaman” di Jepang. Bagaimana dengan kita?

I do not own this article, just sharing :)